Who's Online

We have 78 guests online
Home

Profil Kesehatan

Indonesia
Propinsi
Kabupaten/ Kota

Directory

Apotik

Puskesmas

Rumah Sakit

Berita Photo

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album
Berita Video

GANGGUAN PENGLIHATAN MASIH MENJADI MASALAH KESEHATAN

Gangguan penglihatan dan kebutaan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Survey Kesehatan Indera tahun 1993 – 1996 menunjukkan 1,5% penduduk Indonesia mengalami kebutaan disebabkan oleh katarak (52%), glaukoma (13,4%), kelainan refraksi (9,5%), gangguan retina (8,5%), kelainan kornea (8,4%) dan penyakit mata lain.


KEMENKES TELAH KIRIMKAN TIM DAN VAKSIN UNTUK PENANGGULANGAN RABIES DI NIAS

Untuk menanggulangi penyakit rabies di Pulau Nias, hari ini 8 Maret 2010 Kementerian Kesehatan untuk kedua kalinya mengirimkan tim dengan membawa 75 kuur vaksin anti rabies untuk manusia serta pedoman bahan penyuluhan (KIE). Dengan pengiriman tim ini,  diharapkan penyakit rabies di Pulau Nias segera dapat diatasi.


149 PERAWAT INDONESIA IKUTI SELEKSI

Sebanyak 149 perawat Indonesia ikuti pembekalan sebelum mengikuti uji kompetensi sebagai persyaratan bekerja di Jepang. Pengiriman perawat ke Jepang merupakan program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement ( IJEPA ) yang dimulai pada tahun 2008. Tahun ini merupakan angkatan ketiga dengan kuota 200 perawat.


BIDAN BERPERAN BESAR DALAM PENGENDALIAN MALARIA

Bidan di desa, dapat mendekatkan pelayanan secara terintegrasi dalam pemeriksaan kehamilan, skrining terhadap malaria dan pengobatan di daerah terpencil dan endemis malaria. Karena itu bidan mempunyai peran sangat besar dalam pengendalian malaria terutama yang dialami ibu hamil, kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, pada pembukaan Pertemuan Internasional MIP (Malaria in Pregnancy) atau Malaria dalam kehamilan di Bali tanggal 24 Februari  2010.


PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAK BIDANG KESEHATAN TAHUN 2010

Sehubungan dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan No.175/PMK.07/2009 tentang Alokasi dan Pedoman Umum Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2010 dan sesuai Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2005 pasal 59 ayat 1 menyebutkan Menteri Teknis Menyusun Petunjuk Teknis Penggunaan DAK.

Kementerian Kesehatan menyambut baik peluncuran layanan informasi harga obat dengan menggunakan teknologi komunikasi melalui SMS ( Short Message Service ) sehingga hampir setiap orang dapat memperoleh informasi harga dan jenis obat yang dibutuhkan secara efisien.

Cara mengakses informasi harga obat yaitu, SMS dengan mengetik “OBAT“ (spasi) “nama obat” atau “LAFAI” (spasi) “nama obat” kirim ke 9333. Bila menggunakan kemasan ditambahkan tanda pagar (#) dibelakang nama obat dilanjutkan mengetik kemasan (tablet, kapsul, botol), selanjutnya akan menerima respons dari provider Telkomsel berupa, daftar harga obat yang dimaksud disertai jenis obat alternatifnya.

Perkembangan bencana tanah longsor di RT 06, 07, 09 dan 10 RW 11 Desa Tenjolaya Kec. Pasirjambu Kab. Bandung Prov. Jawa Barat sampai tanggal 27 Februari 2010 pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 26 orang dan 2 orang dirujuk ke rumah sakit karena menderita luka berat dan melahirkan. Sedangkan korban yang belum ditemukan sebanyak 17 orang.

Gangguan pendengaran mengakibatkan anak sekolah sulit menerima pelajaran, produktivitas menurun dan biaya hidup tinggi. Ini dikarenakan, telinga mempunyai peranan yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Menurut kajian, mendengar dapat menyerap 20% informasi, lebih besar dibanding membaca yang hanya menyerap 10% informasi. Mengingat pentingnya masalah ini, beberapa Negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia, menyepakati tanggal 3 Maret sebagai peringatan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran (HKTP).

Kementerian Kesehatan bertanggung jawab atasi dampak negatif tembakau terhadap kesehatan masyarakat. Dari berbagai penelitian tingkat nasional dan internasional terbukti tembakau berdampak negatif terhadap kesehatan. “Tugas Kementerian Kesehatan mengurangi dampak negatif tembakau terhadap kesehatan masyarakat, termasuk petani tembakau”, kata Bambang Sulistomo Staf Khusus Menkes Bidang Politik dan Kebijakan Kesehatan saat menerima perwakilan petani tembakau yang tergabung dalam APTI ( Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ) Jawa Tengah di Jakarta, Senin 1 Maret 2010.

Rancangan PP tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan, saat ini pembahasan baru rancangan awal dan pembahasan selanjutnya akan dikoordinasikan oleh Kemenko Kesra.

Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (PINERE) dapat menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat dan keresahan masyarakat, karena menyebar secara cepat baik lintas wilayah maupun negara, berpotensi untuk digunakan sebagai senjata biologi dan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat dan perekonomian negara. Untuk itu perlu upaya nasional bahkan global secara terkoordinasi dalam bentuk kewaspadaan dan kesigapan. Kesiapsiagaan menghadapi KLB maupun prepandemik penyakit infeksi New-Emerging dan Re-Emerging, tidak terlepas dari kesiapan laboratorium sebagai perangkat penentu diagnosis, bukan sekedar penunjang diagnosis.

Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp(K), MARS, DTM&H, DTCE, pagi ini (24/02/2010) meninjau lokasi banjir di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.